Senin, 09 Januari 2012

contoh kasus dan pemecahanya dengan konseling

SULIT UNTUK BERGAUL

Gambaran masalah:

RG adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. RG merupakan anak terakhir. RG adalah mahasiswa psikologi semester I angkatan 2011. Kakaknya yang perempuan menjadi seorang wirausaha. Kakaknya yang laki-laki masih kuliah di ITB.
Hubungan RG dengan Ibunya dan saudaranya baik, namun hubungan RG dengan bapaknya kurang baik.


Selama kuliah, RG mengontrak rumah dengan teman-teman SMA-nya dulu. Dari awal menempati kontrakan tersebut RG bersikap egois. Ia hanya mau memberikan sesuatu asal ada timbal baiknya. RG jarang berinteraksi dengan teman-temannya satu kontrakan. Teman-temannya sudah mengajak RG untuk membaur bersama mereka, namun RG tidak mau membaur dengan teman-temannya. RG pernah mengatakan bahwa yang bisa membuatnya senang adalah dirinya sendiri. Pada saat mau makan, ia lebih senang titip pada teman-temannya sedangkan RG bermain game di kamar atau dia makan sendiri tanpa mengajak temannya. Bahkan ia tidak mengganti uang untuk makanan yang dibelikan oleh temannya. Dalam hal kebersihan, penampilan RG asal-asalan, Ia juga tidak mau ikut membersihkan kontrakan bersama dengan teman-temannya.  Padahal teman-teman RG sudah mengajak RG untuk membersihkan kontrakan. Dan sekarang teman-teman kontrakan RG menjauhu RG.




Diagnosis Masalah     :
a.      Gejala-gejala yang tampak :
ü  Penampilan asal-asalan
ü  Susah diatur (ngeyel)
ü  Orangnya acuh tak acuh
ü  Tidak menjaga kebersihan
ü  Kamarnya kotor
ü  Suka menyendiri (ngegame di kamar)

b.      Latar Belakang sementara :
ü  Hubungannya dengan ayahnya kurang harmonis
ü  Tidak bisa berinteraksi dengan teman-temannya
ü  Kurangnya wawasan tentang pentingnya kebersihan diri
ü  Lebih mementingkan diri sendiri

c.       Kemungkinan Masalah Sementara :
ü  Memiliki masalah dengan ayahnya
ü  Sulit bergaul dengan teman
ü  Kurangnya kesadaran akan tanggung jawab dan kemandirian diri

d.      Kemungkinan Akibat dari Problem yang Dialami
ü Malas membersihkan kamar
ü Malas membersihkan diri
ü Malas bergaul
ü Malu untuk bersosialisasi dengan teman temannya
ü Malas diajak pergi-pergi bersama teman-temannya
e.       Kemungkinan bantuan :
Kemungkinan Masalah
Kemungkinan bantuan
1.      Kurangnya kesadaran akan tanggung jawab dan kemandirian diri
1.1  Bimbingan Individual
Ø  Membuat RG memahami tanggung jawab apa saja yang sudah harus dia lakukan dan sudah saatnya membentuk kemandirian dalam diri
2.      Belum memahami tentang pentingnya merawat diri.
2.1  Konseling Individual
Ø  Menanamkan pengertian pentingnya merawat diri dan memeperhatikan penampilan

3.      Kurangnya pengertian tentang kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari (baik cara perpakaian maupun yang lain)

3.1  Bimbingan kelompok
Ø  mengembangkan kemampuan bersosialisasi masing-masing anggota kelompok dan mengembangkan rasa percaya diri anggota kelompok

3.2  Konseling kelompok
Ø  Membentuk sikap disiplin dengan kegiatan-kegiatan konseling dan proses konseling kelompok

4.      Kurangnya bersosialisasi dengan teman-teman
      4.1 Konseling Kelompok
Ø  Dengan mengumpulkan seluruh angota kontrakan dan mengajak agar RG mau bersosialisasi dengan teman-teman di kontrakan.

4.2 Konseling individual
Ø  Dengan menanamkan pentingnya bersosialisasi.

5.      Kurangnya pengertian tentang merawat lingkungan
5.1  Konseling Individual
Ø  Menanamkan tentang pentingnya merawat kebersihan lingkungan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share It